Information Technology

Segala Informasi Mengenai Dunia IT disekitarmu…

Size dan Size on Disk

Ketika kita ingin mengetahui besarnya suatu file atau folder, biasanya kita akan melihat Properties-nya dengan mengklik kanan file atau folder tersebut. Di sana kita akan menemukan informasi yang menyatakan besarnya suatu file atau folder tersebut. Tetapi ada dua informasi yang menyatakan besarnya suatu data, yaitu Size dan Size on disk. Memang, keduanya merupakan property dari file atau folder yang dimaksud. Size merupakan informasi berapa besar file atau folder tersebut, sedang Size on disk menginformasikan berapa besar ruang pada media penyimpanan seperti hardisk yang dibutuhkan untuk menyimpan file atau folder tersebut. Mengapa bisa berbeda?

Untuk memberikan gambaran, kita analogikan file dengan jenis jus berikut. Kita mempunyai 300 ml jus jeruk, 500 ml jus mangga, dan 400 ml jus sirsak. Kita hanya mempunyai gelas-gelas berdaya tampung sama yaitu 200 ml. Untuk menampung 300 ml jus jeruk, kita memerlukan 2 buah gelas. Meskipun satu gelasnya hanya berisi setengah, kita tidak dapat mengisinya dengan jenis jus yang lain. Begitu juga dengan jus mangga, kita memerlukan 3 buah gelas, dan untuk jus sirsak kita memerlukan 2 buah gelas. Secara total, untuk menampung 1.200 ml jus, kita memerlukan 7 buah gelas yang keseluruhannya berkapasitas 1.400 ml. Jadi jika besarnya file adalah banyaknya jus yang kita miliki yang menganalogikan Size, maka total kapasitas gelas yang 1.400 ml yang dibutuhkan tersebut menganalogikan Size on disk-nya.


Gelas-gelas tersebut dalam kaitan dengan media penyimpanan seperti hardisk dikenal sebagai cluster. Cluster merupakan unit terkecil dari kapasitas hardisk yang dapat digunakan untuk menyimpan file. Ukuran cluster berkisar antara 1 sektor (512 byte) sampai dengan 512 sektor (256 kilobyte), tergantung yang dialokasikan untuk itu yang didukung file system yang digunakan (misalnya FAT, FAT32 atau NTFS), dan juga ukuran drive-nya (logical volume). Untuk file system NTFS, berikut ukuran cluster default yang diberikan oleh Windows XP:







Jadi apabila kita mempunyai file berukuran (Size) sebesar 1 KB atau bahkan 1 byte, pada hardisk dengan ukuran cluster 4 KB (4.096 byte), akan membutuhkan ruang (Size on disk) sebesar 4 KB tersebut, sisa 3 KB lainnya merupakan ruang tak berguna yang biasa disebutslack. Jadi Size on disk sendiri selalu kelipatan dari ukuran cluster tersebut.
Berikut contoh pembacaan file yang sama berukuran 1 byte yang disimpan pada media dengan file system yang berbeda.



Yang sebelah kiri, file tersebut tersimpan pada USB flash disk (UFD) dengan file system FAT32 dan besar cluster 4.096 byte, sedangkan sebelah kanan tersimpan pada UFD dengan file system FAT dan besar cluster 32 KB. Terlihat bahwa semakin besar ukuran cluster-nya semakin besar pula ruang yang tidak berguna (slack) yang dikonsumsi.
Referensi:
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: