Information Technology

Segala Informasi Mengenai Dunia IT disekitarmu…

Perjalanan Panjang 20 Tahun Linux "25 Agustus 1991 – 25 Agustus 2011"

Sejarah Linux– Ketika Linus Torvalds merilis Linux 0.01 diinternet 20 tahun lalu, idenya adalah untuk mengkloning Unix secara bebas,dimana siapa pun dapat berkontribusi menyentuh kreatifitas setiap orang. Danpada Hari ini, mustahil untuk dapat membayangkan sebuah dunia TI tanpakehadiran Linux.


Sudahdua puluh tahun sejak Linus Torvalds untuk pertama kalinya memprogram beberapabaris dari apa yang akan dikenal sebagai kernel Linux saat ini. Seorangmahasiswa IT pada waktu itu, Linus belum berfikir tentang sebuah sistemoperasi, dia hanya ingin mengeksplorasi kemampuan prosesor PC 386 miliknya.Akhirnya, manajemen memori nya, proses switching dan I/O dan percobaanberkembang menjadi sesuatu yang menyerupai sebuah kernel sistem operasi dasar.

Saat ia menggunakan pembelajaran Andrew Tanenbaum, sistem operasi Minixserupa-Unix di rumahnya dan pengetahuan tentang Unix dari universitas tempat iabelajar, itu jelas bagi Torvalds bahwa sistem operasi yang ia miliki jugaserupa-Unix. Karena itu ia bertanya tentang standar POSIX, yang mendefinisikanantarmuka sistem Unix di newsgroup Minix pada bulan Juli 1991. Pada tanggal 25Agustus 1991, Torvalds menambahkan lagi postingan dimana ia untuk pertama kali menyebutkan bahwa ia bekerja pada sebuah sistemoperasi untuk prosesor 386 (“hanya sekedar hobby, tidak akan besar danprofesional seperti GNU“) dan meminta komunitas Minix memberi masukansuatu fitur yang mereka inginkan.


Akhirnya, pada 17 September 1991, Torvalds membuat “Linux 0.01″miliknya tersedia untuk download pada sebuah server ftp (Torvalds inginmenyebutnya “Freax”, tapi admin ftp berpikir bahwa “Linux”adalah nama yang lebih baik). Kemampuan Linux 0.01 masih sangat terbatas:Kernel hanya berjalan pada prosesor 386, hanya mendukung layout keyboardFinlandia dan hanya dapat di-boot dari floppy disk. Dalam hal aplikasi, itubahkan lebih mengerikan: Program yang ada hanya sebatas shell Unix bash dan GNUC compiler, yang berarti bahwa sistem tidak benar-benar bisa digunakan untukapa pun.

Namun Linux tidak berhenti menyentuh saraf kreatifitas: Sejumlah penggemar Unixyang mendapati kemampuan Minix sangat terbatas dan workstation Unix terlalumahal untuk diturunkan ke sebuah sistem operasi baru, mengirim saran merekakepada Torvalds untuk membangun driver dan memporting program pertama. Merekamendasarkan karyanya pada Proyek GNU yangdidirikan oleh Richard Stallman pada tahun 1984 dan telah diprogram bersamabanyak peralatan Unix klasik yang sedemikian rupa sehingga mereka dapatdigunakan pada berbagai sistem Unix. Hanya sebuah kernel tidaklah mungkin untukmenciptakan sebuah sistem operasi yang lengkap, dan kernel yang sekarangdisediakan oleh Linus Torvalds – GNU/Linux telah lahir, dan itu masih digunakandalam bentuk yang sama hingga hari ini (pada penggunaan baris perintah).


Padabulan November 1991, Torvalds sengaja menghapus partisi Minix pada PCnya dan sekarang ia memiliki pilihan untukmenginstal ulang Minix atau mengembangkan sistem Linux sehingga dapatdigunakan. Dia memilih Linux. Pada bulan Januari 1992, ia pertama kali merilisLinux versi 0.12 dibawah GPL, sebuah keputusan yang tetap dijunjung tinggisampai sekarang, meskipun terjadi berbagai perbedaan pendapat dengan penulisGPL dan pendiri FSF Richard Stallman.

Pada waktu itu, peggemar Linux bertemu di newsgroup Minix, tetapi meningkatnyajumlah diskusi Linux pada forum Minix membuat cemas Profesor TI dan pembuatMinix Andrew Tanenbaum. Postingnya yang terkenal “LINUX adalah usang“pada Januari 1991 memicu pertengkaran sengit dengan Torvalds, akhirnya, komunitasLinux yang telah berkembang dipindahkan ke newsgroup mereka sendiri.

Pada tahun 1992, sistem X Window yang masih digunakan sampai sekarangditambahkan sebagai antarmuka pengguna grafis untuk Linux kernel 0.95, yangsekarang dapat memindahkan data RAM ke dan dari harddisk berkat adanyamanajemen memori virtual. Para hacker kernel mulai bekerja pada jaringan stack.Mereka mengembangkan driver SCSI dan audio pertama, filesystem Ext2 dan formatELF untuk bineri, memporting BSD print system, dan penerapan modul kernel yangdapat dimuat pada runtime dan filesystem palsu /proc. Kegunaan Linux semakinmeningkat, distribusi Linux pertama adalah SLS dan Yggdrasil yang dirilis padatahun 1992. Slackware dan Debian, mulai dikembangkan pada musim semi dan musimpanas tahun 1993 yang masih tetap eksis hingga hari ini.

Setelah rangkaian panjang versi 0.99.x, Linux 1.0 dirilis pada Maret 1994,memperkenalkan mode pengembangan yang digunakan selama satu dekade: Pada saatyang sama nomor versi untuk penggunaan kernel stabil adalah (1.0), pengembangmulai menerapkan fitur baru pada kernel pengembangan dengan (1.1) yang dimulaidari penggunaan kode basis kernel dan akhirnya akan menjadi rilis mayor untukversi baru.

Siap untuk memulai

Kemampuan Linux untuk berjalan di hampir semua hal yang dapat membedakan antaranol dan satu – pada perangkat embedded dari router hingga smartphone sertakomputer mainframe – didasarkan pada Linux kernel versi 1.2. Pada bulan Maret1995, kernel ini memperkenalkan berbagai driver baru dan perbaikan pada areajaringan (IP forwarding, firewall, protokol jaringan tambahan seperti NFS)serta sebuah kemajuan besar dengan menawarkan porting pertamanya untukarsitektur prosesor non-x86: Alpha, MIPS dan SPARC.

Ini juga berarti bahwa Linux 1.2 menjadi dasar untuk memporting kernel Linuxpada beberapa lusin platform sejak diperkenalkan. Peningkatan kemampuanjaringan dan aplikasi seperti Apache, Samba dan Sendmail berarti bahwa pasaruntuk Linux mulai berkembang yang diwakili oleh distributor Linux komersialseperti Caldera, Red Hat dan Suse. Sejak menghilangnya Caldera, Suse dibelioleh Novell pada tahun 2003-an dan kemerdekaannya kembali tahun lalu setelahNovell diambil alih oleh Attachmate, dan pendapatan Red Hat diharapkan akanmelampaui $1 miliar untuk pertama kalinya pada tahun ini.

Mari kita kembali ke kernel Linux. Pada bulan Juni 1996, Linux 2.0memperkenalkan komponen pertama yang menyediakan dukungan multi-prosesor – danmaskot Tux dirancang oleh Larry Ewing. Kernel.org, masih menjadi rumah resmidari source kernel dan Linux Kernel Mailing List (LKML) menjadi tempatberdiskusi bagi hacker kernel, dimulai pada Maret 1997. Selama pengembanganLinux 2.1 pada September 1998, muncul potensi perpecahan di antara parapengembang: Torvalds tidak lagi mampu mengintegrasikan semua patch yangdiajukan ke kernel source, banyak programmer merasa frustrasi dan pengembanganberada dalam bahaya perpecahan.
Namun, situasi tersebut dapat diredam oleh pengembang berpengalaman sepertiAlan Cox dan Ted Y. Ts’o, memulai pengiriman “prefilter” danmembebaskan Torvalds karena harus menguji setiap patch utuk dirinya sendiri;dan itu masih berlaku hingga sekarang. Pada tahun 2002, kisah “Linusdoes not scale” berulang. Kali ini, para pengembang menemukan solusiteknis dengan lebih memfungsionalkan sistem menejemen source codeBitkeeper yang diganti oleh sistem kontrol versi Git tiga tahunkemudian; yang ditulis oleh Torvalds sendiri, Git sejak saat itu telah menjadistandar dalam dunia open source.


Linux 2.2 dirilis pada Januari 1999. Pada saat itu, kernel dijalankan dengansangat mulus pada mesin SMP sampai dengan empat prosesor, menawarkan manajemenmemori yang lebih efisien, dukungan IPv6 dan termasuk kinerja tinggi kodefirewall – jarak antara itu dan pesaing Unix komersial telah menyusut. Parapengembang juga meningkatkan dukungan kernel untuk perangkat audio dan video.

Dalam dua setengah tahun itu digunakan untuk mengembangkan Linux 2.2, banyakyang berubah di tingkat pengguna: KDE dan GNOME menawarkan antarmuka desktopgrafis yang kemampuan lebih unggul dari window manager X11 tradisional. VersiLinux dari StarOffice dan Netscape Navigator 3 adalah titik awal untukpengembangan program OpenOffice dan Mozilla. Oracle dan Informix memportingdatabase mereka ke Linux pada tahun 1998. Cluster Beowulf pertama terdiri dari68 komputer Alpha berhasil masuk dalam daftar Top 500 superkomputer tercepat didunia pada tahun 1998 – sekarang, Linux digunakan pada lebih dari 80 persendari semua superkomputer di dunia.

Pada bulan Agustus 1998, Linus Torvalds nampak tersenyum di sampul majalahbisnis Forbes AS: Linux dan open source telah resmi menjadi proposisi bisnisyang layak. Vendor Hardware seperti Dell dan HewlettPackard mengumumkan ketersediaan server Linux.Perkembangan ini menimbulkan keributan di Microsoft: Dalam dokumen Halloween,Microsoft membahas pesaing baru dan kualitas mereka lalu mencoba untukmenentukan jawaban strategis untuk Linux, pada bulan April 1999, Laporan yangterkenal sebagai laporan Mindcraft dirancanguntuk mengkonfirmasi inferioritas teknologi Linux. Pada tahun 2001, Microsoftmengadopsi pendekatan oposisi fundamental, mengklaim bahwa Linux adalah”kanker”, dan bahwa open source menghancurkan kekayaan intelektual.


Tentusaja, usaha itu tidak bisa menghentikan Unix untuk PC, yang telah lamamenancapkan akarnya pada arsitektur x86. IBM mengumumkan sebuah inisiatif Linuxskala besar dan di CeBIT 1999, SAP menyediakan sistem operasi bebas denganmenghadirkan versi Linux R/3 ERP suite. Porting Linux untuk komputer mainframeIBM S/390 (sekarang seri z) pada akhir tahun 1999 lebih menunjukkanfleksibilitas yang luar biasa sistem operasi bebas ini – beberapa analis cukuppercaya bahwa Linux adalah penyelamat mainframe IBM.

Namun, Linux juga mendapatkan popularitas di sisi lain dari skala hardware:Kembali pada tahun 1998, Compaq sudah menyajikan sebuah komputer genggam yangdisebut Itsy yang berjalan di bawah Linux – dalam arti, ini adalah pendahuludari smartphone modern Android dan tablet. Embedded Linux Konsorsium (ELC)didirikan pada bulan Maret 2000 merancang spesifikasi Linux Embedded.

Millenial Linux

Pergantian milenium adalah kesuksesan terbesar di Linux: Pada tahun 1999, RedHat adalah perusahaan Linux pertama yang melaju dengan keberhasilan yangspektakuler; Harga saham melonjak empat kali lipat pada hari pertama perdagangan(tetapi secara substansial nilainya menurun lagi ketika gelembung .com pecah).Linux Profesional Institute (LPI) menerbitkan distribution-independentLinux exam pertama pada tahun 2000. Untuk mencegah Linux darimengikuti Unix dan terpecah menjadi banyak versi yang tidak kompatibel, FreeStandards Group didirikan untuk menciptakan sebuah standar Linux (FreeStandards Group – seperti ELC – sejak saat itu telah dimasukkan ke dalam LinuxFoundation). Pada Desember 2000, IBM mengumumkan keinginannya untukmenginvestasikan $1 miliar di Linux.

Pada awal tahun 2001, Linux kernel canggih versi 2.4 untuk lingkup varian Unixkomersial: Operasi powerfull SMP sampai dengan delapan prosesor, 64 GB RAM padaprosesor x86, perangkat baku, dan sistem file 64-bit. Firewire dan dukunganUSB, ACPI dan Plug & Play untuk kartu ISA yang masih umum pada waktu itujuga menjadikan kernel baru sebuah pilihan menarik bagi komputer desktop dannotebook. Vendor hardware seperti Intel dan AMD mulai meningkatkan keterlibatanmereka dalam pengembangan Linux: Baik dukungan agar Linux menjadi lebih danlebih penting dalam bisnis server. Pada tahun 2002, Red Hat merilis EnterpriseLinux pertamanya.
Dengan kesuksesan Linux yang terus bertambah, semakin banyak bisnis danadministrasi publik mulai mempertimbangkan keuntungan dari penggunaan perangkatlunak open source. Satu negara di mana Linux sudah banyak mendapat keberhasilanadalah Jerman: Perkeretaapian nasional Jerman, Deutsche Bahn, memutuskan untukmenggunakan Linux sebagai platform server yang strategis pada tahun 2003 -menjadi keputusan yang masih berlaku hingga saat ini. Pada tahun yang sama,dewan kota Munich memutuskan untuk memigrasikan 15.000 komputer pemerintahankota ke desktop Linux – pada April 2011, kota ini memiliki alasan untukmerayakan: Setengah dari komputer telah bermigrasi ke klien Munich LiMux.Kantor Luar Negeri Jerman mulai memperkenalkan perangkat lunak open source padatahun 2001, dan desktop telah bermigrasi ke Linux sejak 2005 – meskipun, padaakhirnya proyek tersebut gagal. Desktop Linux diluncurkan pada kelompokasuransi Stuttgarter Versicherungsgruppe sejak tahun 2003 dan masih digunakansampai sekarang.

Namun demikian, desktop Linux tidak pernah berhasil mendapatkan penerimaan yangluas. Berulang kali dinyatakan hingga sekitar tahun 2006 sebagai “TahunDesktop Linux” sebenarnya tidak pernah terjadi, dan tidak terkecualididedikasikannya distribusi Ubuntu desktop yang telah membangkitkan dunia Linuxsejak 2004, tetapi tidak pernah benar-benar mampu mencetak keunggulan terhadapWindows. Linux sukses pada server dan perangkat embedded. Dengan Android,sistem smartphone dan tablet dari Google dengan kernel Linux, Dirilis padatahun 2008, Linux telah lama memantapkan dirinya dalam sistem kontrol industri,Wi-Fi router, pemutar DVD dan sistem satelit navigasi.


Pada bulan Desember 2003, kernel Linux melompat ke versi 2.6. Versi inimemperkenalkan ekstensi keamanan SELinux, sebuah model perangkat baru yangdapat diakses melalui sysfs, dengan solusi manajemen memori yang modern cocokuntuk komputer berperforma tinggi, basis kode kernel sepenuhnya direvisi denganmenghapus banyak keterbatasan dan memberikan struktur yang lebih jelas. Parapengembang kernel masih mendapatkan manfaat dari gerakan clean-up mereka hinggasekarang: Mereka telah mampu, tanpa masalah besar, untuk mengintegrasikansepenuhnya fitur baru seperti virtualisasi dan konsep yang secara substansialmeningkatkan skala yang memungkinkan Linux untuk dijalankan bahkan padasuperkomputer yang paling kuat.

Dengan Linux 2.6, Torvalds mengubah model pengembangan: Kernel pengembangantidak lebih sebagai fitur baru dan perbaikan ditambahkan ke kernel secarabertahap melalui pembaruan yang dirilis secara berkala setiap dua sampai tigabulan. Lompatant versi yang menyebabkan kekacauan selama periode transisi telahdigantikan dengan kemajuan yang mantap.

Xen, solusi virtualisasi pertama untuk Linux, yang disebabkan kekacauan yangcukup besar di dunia Linux pada tahun 2005, tetapi itu akan memerlukanpengembangan selama enam tahun lagi untuk mengintegrasikan semua kode Xen kedalam kernel. Sementara itu, solusi alternatif KVM (Kernel-based VirtualMachines) yang ternyata menjadikan kernel Linux itu sendiri sebagai sebuahhypervisor begitu populer di kalangan pengembang kernel, dan berhasilmemasukkannya kedalam kernel versi 2.6.20 pada awal 2007.

Awan gelap dan masa depan yang cerah

Kesuksesan pertumbuhan sistem gratis Linux di area server membawa sebuah sagatampaknyatidak pernah berakhir: Pertempuran hukum antara SCO dan dunia Linux terjadi.Kisah SCO yang agak aneh. Vendor versi Unix komersial untuk PC x86 tersebuttelah diambil alih oleh distributor Linux Caldera pada tahun 2000. Bahkansebelum pergantian milenium, Linux telah mulai menggigit ke pangsa pasar varianUnix komersial itu, dan akibatnya bisnis SCO’s Unix memburuk.
Distributor Linux yang berpengalaman tampaknya menyediakan segala sesuatu yangdibutuhkan untuk menaklukkan pasar Enterprise Linux. Namun bagi SCO,reorganisi, kerugian, redundansi dan kurangnya kejelasan tentang bagaimanamengawinkan OpenServer SCO dan lini produk Caldera OpenLinux membuat Calderasemakin jatuh tertinggal jauh di belakang pesaingnya seperti Red Hat yangsecara konsisten berfokus pada pengembangan Linux dan kode open source. Duatahun setelah pengambilalihan, Caldera berubah nama menjadi SCO Group, dansetengah tahun kemudian perusahaan beralih dari bisnis Linux menjadibisnis infringement.

Pada musim semi 2003, Grup SCO menggugat IBM sebesar $1 miliar sebagai akibatkerugian. Tuduhan utamanya adalah bahwa IBM telah diduga mempromosikan Linuxdan dalam melakukannya, tidak hanya mencuri kekayaan intelektual SCO tetapijuga membantu sistem operasi bebas tersebut untuk menjadi pesaing utama Unix diurutan pertama. Apa yang dapat dilihat adalah sebuah ancaman dan bukti dugaan,penundaan disebabkan oleh serangkaian gerakan baru pengadilan dan tuntutanterhadap pengguna Linux dan distributor Red Hat serta Novell – sengketa denganNovell berkisar pada hak cipta untuk Unix, yang diklaim baik oleh SCO maupunoleh Novell dan membentuk dasar dari semua keluhan SCO lainnya. Tahun lalu,pengadilan memutuskan bahwa Novell adalah pemegang hak cipta untuk Unix yagrelevan, dan tampaknya menjadi batas akhirnya bagi Grup SCO untuk dinyatakanbangkrut selamanya…


Kampanye hukum SCO terhadap Linux membuat hal-hal yang memudahkan Microsoft.Pertama, pencemaran nama baik Linux dan open source sebagai “pekerjaansetan” digantikan oleh argumen seperti administrasi yang lebih mudah danTotal Biaya Kepemilikan (TCO) yang lebih rendah dari Windows. Sejak tahun 2004,Microsoft mengeksploitasi ketidakpastian hukum yang disebabkan oleh tuntutanhukum SCO itu dan memainkan kartu “keamanan hukum yang lebih tinggi”sebagai kampanye hitam. Sugesti bahwa Linux berpotensi melanggar hak patenMicrosoft yang disebabkan ketidakamanan hukum di banyak pasar hingga pada tahun2005, IBM, NEC, Novell, Philips, Sony dan Red Hat mendirikan Open InventionNetwork untuk menangkal serangan paten di Linux. Namun demikian, vendor yangmenjual perangkat seperti smartphone Android tetap harus membayar biaya lisensiuntuk Microsoft sampai hari ini. Saat ini, bagaimanapun persaingan di pasar smartphoneumumnya cenderung lebih kepada paten, hak cipta, tuntutan hukum dan keluhanpersaingan daripada tentang teknologi.


Padatahun 2006, Microsoft memang mengakui pentingnya Linux di pasar TI: Kerjasamadengan Novell telah mengubah Microsoft menjadi distributor Linux yang sangatberhasil menawarkan pada pelanggan SUSE Linux Enterprise Server. Sejak 2009,Microsoft juga telah berada di antara perusahaan yang bersama-samamengembangkan kernel Linux – dan baru-baru ini bahkan menyajikan video ucapanselamat ulang tahun kedua puluh.

Linux Foundation yang didirikan dari penggabungan Open Source Development Lab(OSDL) dan Free Standards Group, telah difokuskan pada penguatan posisikompetitif Linux sejak tahun 2007. Yayasan yang anggotanya mencakup hampirsemua perusahaan yang terkaitan dengan Linux dalam berbagai hal, terlihatsetelah Linux Standard Base (LSB) membayar pengembang utama seperti LinusTorvalds dan menangani perlindungan merek dagang Linux. Akhirnya, LinuxFoundation menawarkan sebuah platform netral yang memungkinkan bahkanperusahaan pesaing pasar untuk bekerja sama – dalam cara yang mirip denganbagaimana mereka bekerja sama dalam pengembangan kernel.

Dirilis beberapa minggu lalu, kernel terbaru saat ini versi 3.0 sepenuhnyasejalan dengan tradisi kemajuan yang mantap, yang diperkenalkan dengan Linux2.6: Tidak ada perbedaan lagi antara yang baru dengan pendahulunya – Linux2.6.39 – dari ada antara dua versi lain 2.6.x. Linux 3.0 hanyalah nama lainuntuk kernel versi 2.6.40 yang telah dijadwalkan sejak semula. Perubahan terbesardi Linux 3.0 adalah, skema penomoran dua digit: Kernel versi 3.0 akan diikutioleh versi 3.1 dan kernel pengembangan akan ditandai dengan kode RC dibelakangnya.

Dan bagaimana dengan ide dominasi dunia yang dilontarkan Linus Torvaldsbeberapa tahun lalu, ketika Linux masih menjadi proyek hacker eksotis? disebuah wilayah di mana keberhasilan Torvalds diharapkan pada kemungkinan besar- pada (desktop) PC -, Linux terus melayani permintaan pasar. Cerita iniberbeda di pusat data: Di area ini, sistem operasi bebas telah sejak lama samapentingnya dengan Windows dan varian Unix komersial. Dalam komputasi kinerjatinggi, Linux jelas mendominasi pasar, dan tidaklah mungkin mantan PC Unix inidihindari di dunia internet – dari Google dan eBay hingga Facebook – serta dilingkungan awan. Dengan Android, Linux diposisikan dengan baik di pasarsmartphone dan tablet.

Linux telah dibuat populer dengan gagasan bahwa pihak yang berkepentingan dapatmenggunakan proses yang terbuka untuk bersama-sama mengembangkan perangkatlunak, dan itu telah membuktikan bahwa pendekatan ini tidak hanya bekerja,tetapi bahkan menawarkan keuntungan nyata saat digunakan untuk proyek-proyekbesar seperti kernel Linux. Sebagian besar dari booming perangkat lunak opensource yang sudah ada sejak pergantian milenium mungkin akan diturunkan padakeberhasilan sistem operasi bebas.

Fleksibilitas memungkinkan Linux untuk beradaptasi dengan perkembangan baru,yang selanjutnya akan mengubah dunia TI di tahun-tahun mendatang. Mengutip CEORed Hat Jim Whitehurst yang baru-baru ini mengungkapkannya ketika berbicaratentang ulang tahun kedua puluh di LinuxCon: “The power we provide iswhat we enable them to do with the technology“. Dengan pemikiran ini:Sejak sekarang untuk dua puluh tahun mendatang.

Tentang GNU

Proyek GNU diluncurkan pada tahun 1984 untuk mengembangkan sistem operasi GNU,sistem operasi serupa-Unix yang lengkap dengan perangkat lunak bebas -Perangkat lunak yang menghormati kebebasan Anda.

Sistem operasi serupa-Unix yang dibangun dari aplikasi software collection, perpustakaan,dan perangkat pengembangan – plus program untuk mengalokasikan sumber daya danberkomunikasi dengan perangkat keras, yang dikenal sebagai kernel.
GNU sering digunakan bersama kernel yang disebut Linux, dan ini adalah daftar siap instal distribusiGNU/Linux yang sepenuhnya merupakan perangkat lunakbebas. Hurd adalah kernel GNU, Secara aktif masihdikembangkan, namun membutuhkan beberapa cara agar siap diterapkan dalampenggunaan sehari-hari.

Kombinasi GNU dan Linux adalah sistem operasi “GNU/Linux”, sekarangdigunakan oleh jutaan orang dan kadang-kadang salah dengan hanya disebut”Linux”.

Nama “GNU” merupakan singkatan rekursif dari “GNU’s Not Unix!“;itu diucapkan g-noo, sebagai salah satu suku kata tanpa suara vokalantara g dan n.

credit to:BojaLinuxer
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: